FPI: Syarat relawan bantu Rohingya, siap mati syahid & bisa bela diri


Republik.in ~ Dilansir dari merdeka.com, Organisasi Kemasyarakatan (ormas) Front Pembela Islam (FPI) membuka pendaftaran calon relawan untuk membantu entis Rohingya di Myanmar. Pendaftaran yang dibuka sejak Sabtu (2/9) itu rencananya ditutup pada Rabu (6/9).

Juru bicara FPI Slamet Maarif mengatakan, sudah ada lima wilayah yang membuka pendaftaran untuk relawan tersebut. Lima wilayah itu adalah Banten, Pasuruan (Jawa Timur), Aceh, Kalimantan, Poso.

"Syarat umum itu ada izin orangtua, berusia di atas 17 tahun, siap mati syahid dan punya ilmu bela diri," kata Slamet saat dihubungi merdeka.com, Senin (4/9).

Menurut dia, pembukaan relawan jihad itu merupakan inisiatif FPI di daerah. Sementara FPI pusat nantinya hanya menyeleksi jumlah pendaftar yang masuk ke daerah untuk dikirim ke Myanmar.

"Kita belum pasang target. Nanti jumlah dari setiap daerah-daerah datanya dikirim ke pusat lalu diseleksi siapa saja yang berangkat. Jadi pusat hanya menyeleksi dan memberangkatkan," ujar Slamet.

Slamet menambahkan, setelah proses seleksi tersebut relawan jihad tersebut bakal diberi bimbingan oleh tim khusus. Menurut dia, tim khusus itu salah satunya bertugas mengurus teknis pemberangkatan hingga tugas yang dilakukan para relawan apabila telah sampai di Myanmar.

"Soal pemberangkatan seperti masuknya jalur mana kita mau ngapain nanti ada bagian tim yang sedang ngurus semua. Cuma karena ini urusan internal saya enggak bisa kasih tahu," pungkasnya.

Selain membuka relawan, FPI beserta ormas Islam lainnya berencana melakukan aksi jalan damai ke Kedubes Myanmar. Aksi itu rencananya dilakukan pada Rabu (6/9) siang, dengan titik kumpul di Bundaran Hotel Indonesia.

ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIK.in
Sumber Berita : merdeka.com
close
https://t.me/republikin