Astaga, Usai Teler Dengan Tamu, Wanita Pelayan Cafe Tewas di Sungai


Republik.in ~ Salia (32), warga Desa Mandiri Kecamatan Tomoni , Kabupaten Luwu Timur, ditemukan sudah tak bernyawa di Sungai Tomoni, Desa Wonorejo Timur Kecamatan Mangkutana, Kamis (8/9/2017).

Salia yang bekerja sebagai pelayan cafe ini ditemukan menggunakan baju kaos warna merah dan celana jeans warna biru. Juga ditemukan uang tunai dalam saku korban sebesar Rp 840 ribu. Pada jari-jari tangan sebelah kanan, ada tato bertuliskan ‘LIA’.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, korban diketahui meninggal usai bekerja.

"Saat berangkat kerja, korban diantar oleh pacarnya. Saat dijemput lagi korban sudah tidak ada di cafe," ungkap Kombes Pol Dicky Sondani, Kabid Humas Polda Sulsel.

Sementara Sakir Daeng Lureng selaku pemilik cafe tempat korban bekerja menerangkan, korban datang ke cafe jam 10 pagi. Selama bekerja korban melayani tamu yang sementara minum tuak. Salia pun turut minum tuak tersebut.

"Jam 5 sore cafe ditutup, saksi tidak melihat korban lagi," tambah Dicky.

Setelah jenazah korban diperiksa, polisi benjolan pada bagian dahi. Selain itu ditemukan luka gores pada siku kanan.

"Hasil analisa dokter bahwa benjolan dan luka tersebut akibat benturan batu pada saat hanyut, ditemukan juga tinja pada celana dalam korban," tambahnya.

Dari hasil pendalaman sementara, kepolisian menyimpulkan korban meninggalkan kafe dalam keadaan mabuk berat menuju ke sungai yang ada dibelakang kafe untuk buang air. Diduga kuat korban ke belakang kafe dalam keadaan mabuk keras untuk buang air.

"Pada saat korban berada di pinggir sungai untuk buang air, kami menduga korban terjatuh ke ke sungai, dikuatkan dengan luka lecet pada bagian siku kanan korban. Korban terbawa arus sehingga korban meninggal," pungkasnya.

ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIK.in
Sumber Berita : rakyatku.com
close
https://t.me/republikin