Nyeleneh! Di Jombang, Bandar Jual Sabu-sabu Dengan Sistem Kredit

Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto (dua dari kiri) saat rilis pengungkapan kasus narkoba dengan enam tersangka. Dari enam tersangka itu, seorang di antaranya adalah pengedar yang menjual narkoba dengan sistem kredit.

Republik.in ~ Pengedar sabu-sabu di Jombang kian banyak akalnya guna menggaet pelanggan.

Selain dengan sistem paket hemat, pengedar juga menjual barang haram tersebut secara angsuran atau kredit. Pembeli mendapatkan sabu dengan pembayaran diangsur beberapa kali.

Modus kredit sabu ini terkuak saat Satnarkoba Polres Jombang menggulung jaringan pengedar dengan sasaran anak kos. Sedikitnya enam pelaku diringkus berikut barang bukti berupa sabu dan peralatan nyabu.

Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto mengatakan, pertama kali yang ditangkap adalah MDS (31), warga Jalan Pattimura, Desa Sengon, Jombang Kota.

MDS ditangkap usai 'dipancing' polisi di depan sebuah toko swalayan.

Dari tangan pelaku, polisi menyita dua paket yang masing-masing berisi 1,00 dan 1,10 gram sabu.

Selanjutnya polisi menangkap RM atau Tukul (23), mahasiswa asal Desa Kampungbaru, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang. Tukul tertangkap di sebuah rumah kos di Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang Kota.

Dari pemeriksaan polisi, ketahuan Tukul inilah yang kerap mengedarkan sabu ke penghuni rumah kos. Yang tidak biasa, dalam mengedarkan barang haram tersebut ditawarkan dengan sistem kredit.

"Pengakuan pelaku, penjualan secara kredit itu khusus bagi pelanggan yang sudah kenal akrab. Utamanya, teman-teman pelaku yang satu rumah kos," kata Kapolres Agung saat rilis pengungkapan kasus narkoba selama sebulan, Selasa (22/8/2017).

ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIK.in
Sumber Berita : tribunnews.com
close
https://t.me/republikin