Jual Motor Curian di Facebook, Polisi Ajak Janjian Didepan Royal Plaza


Republik.in ~ Surabaya - Aksi M Kholil, 19, tergolong berani. Warga Seruni, Gedangan, Sidoarjo ini nekat menjual motor bodong alias curian di media sosial Facebook (FB). Mungkin dia lupa bahwa FB bisa diakses orang se-jagat, termasuk aparat penegak hukum.

Karena aksinya yang berani itu membuatnya mendekam di balik jeruji besi Polrestabes Surabaya. Sebab dia digelandang Tim Cyber Crime Polrestabes Surabaya saat hendak bertransaksi motor curian di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Royal Plaza.

“Penangkapan ini berkat kejelian Tim Cyber Crime dalam mengawasi dunia maya. Hingga mencium rencana transaksi tersangka, yang menjual motor Suzuki Satria bernopol L 4899 YM di FB senilai Rp 3 juta,” urainya seperti dikutip dari jawapos.com

Berdasarkan pengintaian, pelaku yang memiliki akun Boy di FB itu tidak melengkapi motornya dengan STNK maupun BPKB. Selanjutnya Tim Cyber Crime memancing tersangka keluar untuk janjian di depan Royal Plaza dengan maksud membeli motor tersebut, Senin (31/7).

Motor tersebut tidak dilengkapi dengan surat-surat dan diduga hasil kejahatan. Masalahnya tersangka tidak bisa menunjukkan STNK maupun BPKB. “Setelah kita selidiki, motor tersebut hasil rampasan di kawasan Bangkalan, Madura," tegasnya.

Kepada polisi, Kholil mengaku tidak tahu asal muasal motor tersebut. Dia mengaku motor tersebut hasil tukar tambah dengan teman FB-nya, Dul Halim. Dia menukarkan motor Honda Beat bernopol W 5151 LY  dengan Satria tersebut, ditambah uang sebesar Rp 500 ribu.

“Rencana saya untuk dijual lagi. Namun karena tidak punya jaringan penjualan motor bodong, saya menawarkan ke grup FB. Di grup tersebut memang sering ditawarkan motor tanpa surat,” dalihnya. Pekerja serabutan ini juga mengaku baru sekali menjual motor bodong ke FB. Namun dia sudah dua kali membeli motor curian di grup tersebut.

ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIK.in
Sumber Berita : jawapos.com
close
Banner iklan disini