Tsamara Bungkam, Kena Tipu Soal 'Jihad Jokowi Lawan Freeport'


Republik.in ~ Publik dibuat kaget dengan judul berita “Sah! Freeport Raih Perpanjangan Kontrak hingga 2031” yang di rilis sebuah media online, Jum’at (21/7). Pemerintahan Jokowi melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa PT Freeport Indonesia sudah sepakati terkait dua hal yang menjadi tanggung jawab Kementerian ESDM.

Hal ini terkait pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) dan perpanjangan kontrak. Ketua Tim Perundingan Pemerintah sekaligus Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Teguh Pamudji mengatakan, dua tugas yang menjadi jatah Kementerian ESDM terkait perundingan Freeport sudah hampir selesai.

Pertama pembangunan smelter dibangun 5 tahun dan harus selesai sebelum Januari 2022, kedua yaitu perpanjangan kontrak diberikan sekali sampai dengan 2031. “Sesuai arahan Pak Menteri jadi kita keluarkan IUPK nanti sampai 2021 dan diperpanjang sekali sampai dengan 2031. Mereka sepakat,” tuturnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (21/7/2017), demikian dilansir Okezone.

Keterkejutan publik bukan hanya soal Perpanjangan kontrak Freeport saja, melain ada kejadian yang tidak kalah hebohnya. Yaitu pernyataan Tsamara Amany sebut Presiden Jokowi sedang berjihad melawan Freeport.

Ketika itu, Tsamara membela posisi Jokowi yang dinilainya berjuang melawan Freeport dan mengkritik mereka yang diam tidak memberikn dukungan kepada Jokowi. “Presiden yg kalian tuduh antek asing sekarang sdg berjihad melawan Freeport yg puluhan tahun semena-mena di Indonesia. Kenapa kalian diam?”, kicau @TsamaraDKI (23/2/17).

Tapi, sikap kritis Tsamara berubah menjadi sebuah keheningan dikala kontrak Freeport malah diperpanjang sampai 2031.

Harusnya Tsamara jika memang objektif akan melakukan kritik kepada Jokowi yang tidak benar-benar berjuang melawan Freeport.

Netizen pun menyindir Tsamara dimedia sosial dengan rangkaian kata yang cukup mengena. “Presiden yg kalian bangga2kan ternyata tidak menepati aktingnya eh janjinya. Kenapa kalian Bisu dan tuli @TsamaraDKI ?,” sindir akun @4binyaHaykal (25/7), sambil melampirkan screenshot twit Tsamara.

Bukan cuma Tsamara, tapi beberapa Jokower pun dulu terlalu membanggakan sikap Jokowi yang katanya berani melawan Freeport. Mereka adalah pentolan JIL Ahmad Sahal yang juga bungkam.

“Jkw jihad melawan freeport.Sangar,Tegas,Ancaman nya ga main2,Shgga mbuat freeport ketarketir.*Tahu2 kontrak freeport diperpanjang smpai 2031,” kicau akun salah satu akun, sembari melampirkan informasi terkait. Salah satunya, kutipan cuitan Ahmad Sahal dan Tsamara.


ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIK.in
Sumber Berita : 
close
Banner iklan disini