Pembacok Hermansyah Ngaku Pisaunya Nemu, Netizen: Selain Sadis Klepto Juga Ya


Republik.in ~ Dua pelaku pembacokan terhadap Hermansyah, pakar telematika ITB mengaku sangat menyesali perbuatannya. Mereka berdalih, tega menganiaya korban karena terpancing emosi.
     
Hal itu diungkapkan Edwin Hitipieuw (37 tahun) salah satu pelaku sadis tersebut. Pria bertubuh gempal yang sehari-hari berprofesi sebagai debt collector itu mengaku kesal lantaran korban menyerempet mobil kakaknya.
     
"Dia terus marah-marah, saya tusuk dia pakai pisau," katanya saat ditemui di Mapolresta Depok, Rabu dini hari, 12 Juli 2017.
     
Edwin mengaku, ia tidak memiliki rencana untuk menganiaya korban. Sebab saat kejadian, Edwin dan sejumlah pelaku lainnya mengaku baru pulang dari pesta. "Pisau itu saya nemu waktu di pesta. Ya saya nyesel pak," kata pria bertato tersebut dengan muka memelas.
      
Menanggapi berita tersebut salah seorang Netizen berkomentar "Selain sadis, ternyata klepto juga yah hahaha" ujar akun Facebook Prayoga Hadiant. (Klepto: penderita gangguan psikis klepto tidak dapat menahan diri untuk mengutil atau mencuri)

Saat ini, polisi masih memburu pelaku lainnya yang juga terlibat atas kasus pengeroyokan tersebut. Untuk diketahui, Hermansyah dibacok di kawasan Tol Jagorawi KM 6, Minggu dini hari 9 Juli 2017. Ironisnya, aksi brutal para pelaku berlangsung di depan istri korban.

Akibat kejadian tersebut Hermansyah batal menjadi saksi Ahli kasus Habib - Firza yang rencananya akan berlangsung keesokan harinya (Senin 10 Juli 2017).



ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIK.in
Sumber Berita : viva.co.id dan tambahan redaksi
close
Banner iklan disini