Musti Tahan Malu, Kini Polri Akui PT IBU tak Mengoplos Beras


Republik.in ~ Badan reskrim Polri dan Ombudsman menggelar pertemuan untuk membahas masalah beras secara menyeluruh di Kantor Ombudsman.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Kamis (27/7/2017) kemarin, pertemuan untuk menyamakan informasi yang simpang siur terkait masalah beras yang mulai meresahkan masyarakat.

Salah satu yang dibahas terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan PT Indo Beras Unggul (PT IBU). Kabareskrim Ari Dono mengatakan, kasus PT IBU yang digerebek di Bekasi kini telah ditingkatkan kasusnya ke tahap penyidikan karena telah ditemukan dua bukti awal yang cukup.

Namun, Ari Dono memastikan PT Indo Beras Unggul tidak mengoplos beras. Penegasan Kabareskrim ini sekaligus mengakhiri polemik yang dimulai saat penggerebekan lalu.

Dua jenis beras premium PT IBU disebut dioplos dengan beras subsidi rastra atau beras sejahtera.

Terkait hal ini, Ombudsman meminta Polri memperbaiki penyebaran informasi sehingga tidak menimbulkan keresahan.

Seperti diketahui Kapolri Tito sempat menuding produsen beras cap Ayam Jago itu memanipulasi label dalam kemasan. Mereka menjual beras subsidi dengan label beras premium.

"Mereka menjual beras medium seharga beras premium. Beras subsidi dikemas seolah-olah barang premium supaya harganya tinggi sekali," ujar Tito seperti diberitakan detik.com Jumat 21 Juli 2017 yang lalu.


ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIK.in
Sumber Berita : liputan6.com
close
Banner iklan disini