Awas, Bukan Seragam Nasdem, TNI: Itu Foto Lama, kenapa Di Blow Up Lagi?


Republik.in ~ Seragam Akademi Bela Negara (ABN) Partai Nasdem menuai kritik dari dari masyarakat. Banyak yang berpendapat seragam yang dikenakan sayap partai itu mirip seragam TNI. Tidak hanya warna seragamnya tapi juga atribut-atribut yang dikenakan.

Sayangnya momen ini dimanfaatkan oleh beberapa pihak untuk menjebak umat dengan menyebarkan foto asli tapi palsu sebagai bahan penjebakan. Yaitu foto ormas PKRI dan PPKRI yang sangat mirip dengan atribut TNI namun diklaim sebagai Seragam Akademi Bela Negara Partai Nasdem.

Berdasarkan pantauan republik.in, melalui akun resmi Pusat Penerangan TNI (@puspen_tni) telah membantah foto hoax tersebut.

"Itu bukan seragam Akademi Bela Negara Suryo Paloh. Itu ormas PKRI dn PPKRI yg tdk punya ijin gunakn atribut TNI."

"Itu ormas PKRI dn PPKRI yg sdh pernah ditertibkn TNI bbrp wkt lalu. Foto ini kn sudah lamaaaa. Kenapa diangkat lagi?"

(kutipan asli ada di bawah)

Dari Pihak Partai Nasdem, Syarif Abdullah Alkadrie tidak terlalu mempermasalahkan jika seragam ABN mirip dengan TNI.

"Itu juga tidak menggunakan anggaran negara. Banyak juga yang menyerupai-menyerupai tuh, kalau serupa apa salahnya nanti kalau ada masyarakat pake baju biru, kok masyarakat menyerupai Nasdem," ujar anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Selasa (18/7).

Berbeda dengan pendapat Syarif, Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Edi Hartono tidak membenarkan ada pihak yang berseragam mirip TNI, saat mengomentari kasus ormas PKRI dan PPKRI.

Kolonel Edi mengimbau seluruh masyarakat, khususnya di Sumatera Utara, lebih berhati-hati agar tidak mudah tertipu.

Biasanya, kata Edi, ormas-ormas yang atributnya mirip TNI kerap menyalahgunakan penampilannya untuk menipu masyarakat.

"Kepada masyarakat, jika melihat ada orang yang mengenakan atribut mirip TNI sebaiknya diyakinkan betul-betul apakah dia itu benar anggota atau bukan. Jangan sampai masyarakat terkecoh karena seragam yang hampir sama persis," ungkap Edi Seperti dilansir Tribun Medan, Selasa (18/7/2017).

Edi mengatakan, ormas yang menggunakan atribut mirip TNI sangat mudah sekali mengecoh masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di tempat-tempat terpencil.

Dari kejauhan, kata Edi, memang seragam ormas PKRI dan PPKRI itu sangat mirip sekali dengan atribut TNI.

"Kalau personel Kodam itu kan jelas. Di baju dinasnya ada logo Kodam dan tempat kesatuannya masing-masing," ungkap Edi.

Ia meminta kepada semua ormas untuk tidak meniru-niru pakaian maupun seragam TNI. Masih banyak warna atau identitas lain yang bisa digunakan ormas untuk mengembangkan organisasinya.

"Enggak usahlah pakai-pakai atribut yang mirip TNI. Saya rasa, masih banyak warna lain yang bisa digunakan sebagai ciri satu organisasi," beber dia.


ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIK.in
Sumber Berita : republik.in
close
Banner iklan disini