Terbongkar! Coba Tutupi "Plagiarisme" Afi, Akun Dhulmaz Rekayasa Postingan 2015


Republik.in ~ Asa Firda Inayah atau lebih dikenal dengan nama akun Facebook miliknya, Afi Nihaya Faradisa, membuat hiruk pikuk di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir.

Berkat serial tulisannya di media sosial, Afi kekinian menjadi terkenal. Ia kerapkali diundang memberikan orasi kebudayaan, diskusi off air, dialog di stasiun televisi, dan diundang banyak para pembesar negara. Bahkan kabarnya hari ini diundang oleh Presiden Jokowi untuk menghadiri upacara peringatan lahirnya Pancasila.

Namun, termutakhir, kehebohan warganet mengenai Afi justru karena ada dugaan dirinya melakukan “Plagiarisme” alias menjiplak tulisan orang lain.

Baca: Cetar! 4 Bukti Tulisan Afi Nyontek, Ini Video & Jejak Digitalnya Sejak 2015

Tulisan Afi yang berjudul “Belas Kasih Dalam Agama Kita”, yang dipublikasikan memakai namanya di Facebook (25/5/2017), dan juga dipublis detikcom dengan judul “Pezina yang Diampuni: Belas Kasih dalam Islam” pada 29 Mei 2017. (https://news.detik.com/kolom/d-3514171/pezina-yang-diampuni-belas-kasih-dalam-islam), TERNYATA copy paste dari tulisan Mita Handayani yang berjudul judul “AGAMA KASIH” yang diunggah ke Facebook pada 30 Juni 2016 dengan perbedanan pada tanda baca penulisan, pemenggalan kalimat/paragraf dan judul yang diganti. Tambahan lain pada akhir paragraf dan ternyata juga saduran dari kalimat yang diucapkan Malala Yousafzai, gadis Pakistan peraih Nobel itu.

Tulisan “Belas Kasih Dalam Agama Kita” tsb juga telah beredar di Grup-Grup Facebook sejak 2015.

Baca: Cetar! 4 Bukti Tulisan Afi Nyontek, Ini Video & Jejak Digitalnya Sejak 2015

Pendukung AFI pun yang selama ini puja puji tercekat. Berbagai cara mereka lakukan untuk membela AFI.

Terbaru, akun facebook dengan nama “Dhulmaz Zaman” memposting tulisan “AGAMA KASIH” seperti yang diposting Mita Handayani, namun di akhir tulisan disebutkan “Oleh Dek Afi Nihaya Faradisa”. Yang sekilas publik bisa tertipu adalah seolah tulisan “AGAMA KASIH” (dengan penulis “Oleh Dek Afi Nihaya Faradisa”) diposting pada 19 Desember 2015 oleh “Dhulmaz Zaman”.



sumber: https://www.facebook.com/badaruz/posts/10205356379810790

Ini seperti untuk meyakinkan publik bahwa ternyata Afi Nihaya Faradisa adalah penulis pertama pada 19 Desember 2015, LEBIH DULU dibanding Mita Handayani yang memposting pada 30 Juni 2016.

"Ternyata dia penulis awal. Dia bukan plagiat." Demikian yang ingin dikesankan.

Tapi sayangnya di facebook terdapat fitur dimana kita bisa melihat riwayat penyuntingan (editan posting).



Dan ternyata postingan Dhulmaz Zaman pada tanggal 19 Desember 2015 "SUDAH DIEDIT"

Postingan ASLI Dhulmaz Zaman pada 19 Desember 2015 BUKAN tulisan "Agama Kasih", Tapi status yang berisi tulisan “Umpat bamaulidan, tukang catuk sdh siap Pak Rahmadi Alhusein ae…”.



Sedang tulisan "Agama Kasih" "Oleh Dek Afi Nihaya Faradisa" ternyata baru diposting hari ini 1 JUNI 2017, 2 JAM LALU, seperti terlihat pada gambar di atas.

Postingan Dhulmaz Zaman ini sekarang lagi ramai dijadikan “KLAIM” pemuja AFI untuk menutupi kasus Plagiarisme.

Ternyata benar “Satu Kebohongan akan Diikuti Kebohongan-kebohongan Lain”.

[UPDATE]:

Setelah TERBONGKAR dan KETAHUAN BOHONG, status Dhulmaz DIHAPUS.

sumber https://www.facebook.com/badaruz/posts/10205356379810790 tidak bisa dibuka lagi.



ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIK.in
Sumber Berita : bs
close
https://t.me/republikin