Kisah Bule Inggris yang Nggembel di Jakarta Selama 2 Tahun


Republik.in ~ Setelah diamankan petugas Dinas Sosial Jakarta Selatan, diketahui kalau Kenneth William Carl (59) alias Ken sudah 2 tahun menjadi gelandangan di Jakarta. Kehidupan Ken terpuruk setelah dikeluarkan dari pekerjaannya di bidang investasi dan mengurus istrinya yang terkena penyakit kanker.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Mursidin mengatakan, Ken sudah 17 tahun berada di Indonesia. Awalnya ia bekerja di Indonesia pada perusahaan yang bergerak di bidang investasi.

Karena sudah lama tinggal di Indonesia, Ia pun menikah dengan orang Solo, Jawa Tengah. Dari pernikahan itu ia tidak memiliki anak.

“Pada tahun 2013 perusahan tempatnya bekerja mengeluarkan peraturan bahwa batas usia pekerja hanya sampai 55 tahun,” katanya kepada wartawan, Minggu (26/3/2017).



Adanya peraturan baru itu, sedangkan usia Ken di atas batas usia tersebut. Akhirnya ia tidak dapat lagi bekerja. Sudah beberapa perusahaan ia datangi untuk mencari pekerjaan.
Semua yang ia datangi tidak bisa menerimanya dengan alasan yang sama yaitu batas usia.

Karena sudah tidak bekerja, uang hasil bekerja yang selama ini ia simpan mulai berkurang. Di tambah pada pertengahan tahun 2015 istrinya terserang kanker dan harus dirawat di rumah sakit.

Beberapa bulan kemudian istrinya meninggal dunia dan menelan biaya rumah sakit hampir Rp2 miliar rupiah. Hal tersebut membuat Ken kian terpuruk.

Beberapa cara ia coba lakukan seperti meminta kiriman uang dari istrinya yang ada di London. Sampai meminta pihak Kedutaan Inggris untuk mengirimnya pulang ke negaranya agar bisa menjual aset yang dimilikinya.

Pihak kedutaan sendiri hanya menyuruh Ken untuk menunggu tanpa ada kepastian. Sekarang ia sudah tidak memiliki tempat tinggal, pekerjaan, dan saudara. Ia hanya bisa menunggu belas kasih dari orang-orang yang mau memberinya makan.

“Petugas kami menyampaikan kepadanya bahwa tujuan kami ingin membantu masalah yang ia hadapi. Salah satunya adalah agar tidak tidur di sembarang tempat. Ia sangat menghargai kami selaku petugas sosial dan dengan senang hati ikut kami ke panti,” ujar Mursidin.
ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH
Sumber Berita : Sindonews.com
close
https://t.me/republikin