Langka! Hizbut Tahrir Bisa Bersatu Dengan NU dan Anshor, Di Daerah Ini


Republik.in ~ Memperingati Isra Miraj, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) cabang Kota Tangerang mengelar tabligh akbar. Kegiatan yang dilaksanan di Masjid Al-Ikhlas, Jalan Halim Perdana Kusuma No.25E, Jurumudi Baru, Benda, Kota Tangerang, Banten, ini dengan tujuan untuk menyatukan dan menguatkan sesama kaum Muslim.

"Untuk menguatkan sesama kaum muslim di tengah-tengah himpitan persoalan yang mendera umat islam saat ini," jelas Ketua DPD II HTI Tangerang Abu Miqdad seusai acara yang diadakan pada, Ahad (2/4).

Dengan acara ini, Abu melanjutkan, HTI Tangerang ingin menunjukkan adanya sinergitas ukhuwah islamiyah yang dibangun di Kota Tangerang. Terlebih khusus lagi antara HTI dengan organisasi masyarakat (ormas) Islam lainnya.

"Diharapkan, dengan ini jadi titik awal terbangunnya ukhuwah yang lebih kuat," kata Abu.

Dia juga menginginkan terciptanya atmosfer baru, khususnya di Tangerang. Persatuan umat seperti pada saat aksi 212 dan 313, kata Abu, ingin dia hadirkan pada kesempatan ini.

Di dalam masjid berkapasitas 800 orang ini memang hadir beberapa ormas selain HTI, seperti Nadhlatul Ulama (NU), Anshor, dan jamaah tabligh memenuhi masjid ini. "Kapasitas masjid ini 600 orang di bawah di atas 200. Kurang lebih 800 lah yang hadir hari ini," kata Abu.

Meski penuh, Abu agak kurang puas dengan jumlah orang yang hadir. Menurutnya, ada 600 orang lagi yang seharusnya datang. Namun, karena satu dan lain hal, rombongan itu tak jadi datang.

"Dari ormas lain tadinya ingin membawa rombongan itu. Mereka juga tadinya siap membawa pembicara. Tapi ternyata tidak jadi," tambahnya.

Walau begitu, Abu bersyukur karena acara ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari jamaah HTI, jamaah tuan rumah, dan juga para aparat. "Ada camat, Kapolsek, dan perwakilan Kapolres. Jadi ini memang acara bersama," ujarnya.

Rojai (40) yang juga hadir pada acara ini menilai, acara ini bagus. Katanya, nilai-nilai persatuan yang dibahas oleh pembicara dapat mempersatukan umat. "Bagus ini acaranya, materinya juga karena membahas persatuan umat di tengah kondisi saat ini," jelas Rojai.

Komentar serupa juga disebutkan oleh Hari Raharja (40). Ia mengatakan, materi kali ini menginginkan adanya persatuan antarumat islam. "Pokoknya jangan sampai ada perselisihan," kata dia.
ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH
Sumber Berita : Republika.co.id
close
https://t.me/republikin