Ahoker Kepanasan, KH Ma'ruf Amin Rais Aam PBNU Justru Menyambut Baik Zakir Naik


Republik.in ~ Menanggapi rencana penolakan ceramah Dr Zakir Naik (DZN) di Bekasi, Jawa Barat oleh ormas Garda Aswaja, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf menyampaikan komentar yang tegas.

Pihaknya mempersilakan masyarakat menghadiri ceramah Zakir yang akan digelar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi pada Sabtu (8/4/17) malam dengan tema “Persamaan Islam dan Kristen”.

Menurut ulama santun yang juga menjabat sebagai Rais Aam PBNU ini, MUI selaras dengan kebijakan pemerintah. Ketika pemerintah tidak melarang, MUI akan senantiasa mempersilakan.

"Karena (dizinkan pemerintah), berati tidak ada masalah. Kecuali pemerintah melarang, umat jangan datang. Kalau pemerintah mengizinkan, ya umat datanglah," ungkap Kyai Ma'ruf di Bogor, Rabu (05/04/2017), dalam rilis yang diterima Tarbawia dari panitia Zakir Naik Visit Indonesia.

Pemerintah, dalam hal ini pihak kepolisian telah memberikan izin ceramah kepada Zakir Naik melalui Panitia Zakir Naik Visit Indonesia. Tim Zakir Naik juga disambut oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan di Jakarta sebelum menyampaikan ceramah umum.

Lepas bertemu Ketua MPR RI, Zakir Naik juga bertamu ke Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia di Jalan Proklamasi 51 Tebet Jakarta.

Zakir Naik kemudian melakukan perjalanan dakwah untuk menyampaikan ceramah umum di tiga tempat. UPI Bandung, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan Universitas Darussalam Ponorogo, Jawa Timur.

Di tiga tempat tersebut, ribuan kaum Muslimin dan non-Muslim menyimak penjelasan Zakir yang berisi ajakan perdamaian dan persatuan. Tercatat, lebih dari empat orang yang memutuskan masuk Islam saat itu juga.
ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH
Sumber Berita : Tarbawiya
close
https://t.me/republikin