Waktu Jokowi Telah Habis, Aktifis PBM: Saatnya Ahok Di Eksekusi Sendiri Oleh Umat Islam


Republik.in ~ Umat Islam telah habis kesabarannya. Selama enam bulan lebih umat Islam mencoba bersabar memberikan waktu kepada Negara dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyelesaikan berbagai kasus dan tindakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang selama ini dengan gagah berani menghina dan menistakan Al Quran.

Begitu disampaikan Koordinator Pusat Pasukan Berani Mati (PBM) adili Ahok, Gusrin Lessy kepada redaksi, Jumat (31/3).

"Kesabaran ada batasnya, perjuangan jutaan umat Islam mulai 411, 212, 121 di anggap sepi oleh Jokowi yang di dukung konglomerasi hitam (aseng) pemegang Project Reklamasi dan jejaring internasionalnya," kata Lessy.

Bukannya menjalankan perintah UU agar Ahok di non-aktifkan permanen sebagai Gubernur DKI Jakarta, lantaran sudah menjadi terdakwa kasus dugaan penistaan agama Islam, kata dia, umat Islam malah di adu domba, di lebeli anti kebhinekaan, intoleran, bahkan anti NKRI.

"Semua fitnah ini di desain untuk mendelegitimasi perjuangan umat Islam," kata Lessy.

Maka dari itu, kata Lessy, PBM adili Ahok tak bisa lagi memberi waktu yang lebih lama kepada Jokowi untuk mengadili, menghukum Ahok.

"Kini saatnya Ahok di eksekusi sendiri oleh umat Islam," ucapnya.

"Untuk itu, kami mengajak seluruh pemuda Islam, mujahid dan umat Islam secara keseluruhan, untuk hadir langsung ke Istana negara dalam aksi 313 meneriakkan dan menggalang revolusi putih, selamatkan Jakarta selamatkan ibu pertiwi."

Dengan semangat mujahid Badar 313, kata dia, umat Islam harus pukul mundur semua pendukung penista agama yang mati-matian membela Ahok demi harta dan kekuasaan.
ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH
Sumber Berita : Rmol.co
close
https://t.me/republikin