Simak, Ini Pengakuan Hacker Yang Pernah 2x Bobol Web Negara, Soal Korupsi E-KTP!


Republik.in ~ Hacker atau peretas laman resmi Internet Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Jatengprov.go.id, buka suara. Kendati kini kondisi laman itu sudah kembali normal seperti sediakala, namun bukan berarti aksi protes mereka atas perilaku korup yang dituduhkan kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bakal berhenti.

Dalam obrolan tertulis yang dilakukan Semarangpos.com dan pengguna akun Facebook Cilacap Security Cyber Team, Rabu (15/3/2017) malam, terungkap bahwa pelaku peretasan itu murni wong Jawa Tengah. Kendati pada hacker signature selama dua kali peretasan Jatengprov.go.id tercantum sejumlah kode nama, namun identitas mereka rupanya sekadar dicantumkan tanpa turut aktif meretas.

“./BocahXp, Pani,./cotter_corp, KONSLET, Cowok Tersakiti Team, Sulawesi I.T Security, Classic Squad, dan Indonesia Defacer Tersakiti, gak ada sangkut-pautnya sama kasus ini. Mohon jangan bawa-bawa mereka,” tulis pengguna akun Facebook Cilacap Security Cyber Team dalam pesan tertulisnya kepada Semarangpos.com.

Dijelaskannya, sesuai yang tertulis pada tampilan Jatengprov.go.id selama teretas, aksi peretasan itu terkait dengan kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang ternyata menyeret pula nama Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. Sebagai warga Jateng, mereka merasa malu dengan ulah pemimpin pemerintah provinsi ini.

“Aksi dilakukan udah pasti buat memprotes pemerintah masa ini yang isinya cuma korupsi dan janji-janjinya basi,” terang pengguna akun Facebook Cilacap Security Cyber Team.

Seperti diberitakan Semarangpos.com, para hacker kali pertama meretas laman Jatengprov.go.id, Selasa (14/3/2017) lalu. Setelah diperbaiki Diskominfo Jateng selaku pengelola, para hacker kembali meretasnya untuk kali kedua, Rabu (15/3/2017).

Setiap kali diretas, pada tampilan laman Jatengprov.go.id terdapat kalimat sindiran yang ditujukan kepada Ganjar Pranowo yang sempat dikabarkan turut menerima dana korupsi e-KTP. Belakangan, para peretas itu juga menyindir pihak Diskominfo Jateng yang tak kunjung mampu menangkal peretasan.

Hacker yang bertanggung jawab atas peretasan ini juga tak segan menyematkan identitas. Pada bagian bawah tampilan laman itu, sang hacker menegaskan mereka adalah kelompok Cilacap Security Cyber Team. Identitas itu bahkan langsung dikaitkan dengan akun Facebook mereka.

Kendati kini kondisi laman Jatengprov.go.id sudah kembali normal, namun bukan berarti aksi Cilacap Security Cyber Team bakal berhenti. “Kalau memang belum ada perbaikan yang signifikan, kami akan terus menyerang sampai pesan dibaca dan dilakoni pemerintah,” ancam pengguna akun Facebook Cilacap Security Cyber Team.

Ditegaskannya kemudian oleh pengguna akun Facebook Cilacap Security Cyber Team bahwa pesan moral dari aksi mereka ditujukan kepada pemerintah sekarang dan yang akan datang. “Jangan cuma mengumbar janji yang tak pasti yang nantinya hanya akan menjadi janji basi lalu korupsi. Kasihan rakyat kecil!” tandasnya.
ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH
Sumber Berita : Solopos.com
close
https://t.me/republikin