Saksi Ahok dari Univ Katolik Bilang Al Maidah hanya Anak Kalimat


Republik.in ~ Guru besar linguistik Universitas Katolik Atmajaya, Bambang Kaswanti Purwo menilai kemunculan proposisi Al Maidah yang menjadi pokok masalah penistaan agama hanya anak kalimat dari seluruh isi pidato Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Lalu kenapa muncul tentang Al Maidah, ini hanya anak kalimat," terang dia dalam sidang yang digelar di auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, hari ini.

Sebagai ahli bahasa yang dihadirkan tim pengacara untuk meringankan terdakwa, Bambang menilai Ahok konsisten menyampaikan program budi daya ikan kerapu pada pidatonya di Kepulauan Seribu 27 September tahun lalu.

"Karena itu ada keanehan, mengapa yang dimunculkan hanya kalimat 'dibohongi pakai surat Al Maidah 51' dalam keseluruhan isi pidato," ujar Bambang.

Dia mengaku telah lama menganalisis pidato Ahok sebelum ramai dipersoalkan banyak pihak mengaku telah menghitung jumlah kata yang disampaikan Ahok dalam pidatonya. Setidaknya, kata dia, ada sekitar 2.897 kata yang disampaikan Ahok, kata Al Maidah ada 1 kali, dibohongi 1 kali, kata berkaitan dengan program ada banyak.

Bambang menilai, untuk mencari makna keseluruhan isi pidato Ahok tidak bisa hanya memenggal kalimat, seperti penggalan video yang ramai di media sosial dengan durasi singkat.

"Harus melihat bagaimana konteks kalimat keseluruhan yang muncul dengan rangkaian kata untuk memunculkan suatu kalimat," terang dia.
ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH
Sumber Berita : Rimanews.com
close
https://t.me/republikin