Pemprov DKI Tak Akan Tambah Rute MRT Hingga ke Pulau Reklamasi


Republik.in ~ Pemprov DKI Jakarta menegaskan tidak ada penambahan rute Mass Rapid Transit hingga ke lokasi pulau reklamasi. Plt Gubernur DKI Sumarsono mengatakan hal itu hanya merupakan rencana dan belum ada pemberian izin.

"Ndak-ndak, itu semua adalah wacana wawasan, semua pengembangan boleh boleh saja," kata Sumarsono di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jakarta. Jum'at (17/3).

Pria yang akrab disapa Soni ini menegaskan Pemprov DKI hanya akan menyelesaikan rute MRT sampai Kampung Bandan. Penambahan rute hingga pulau reklamasi belum ada keputusan. Apalagi, PTUN memutuskan untuk tidak melanjutkan proyek reklamasi di pulau I, F, dan K.

"Sampai hari ini yang jelas dan harus kami selesaikan adalah sampai Kampung Bandan. Kalau yang sampai fase dua, sampai pulau itu kan wacana, wawasan boleh saja tapi semua kan belum ada keputusan resminya," lanjut dia.

vkaodqlxosfcogchboee

Sumarsono di Balai Agung, Balai Kota. (Foto:Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Selain itu, Soni juga merasa kecewa dengan lahan yang tersedia di Ancol timur. Lahan yang seharusnya enam hektar, malah hanya empat hektar hektar setelah diperiksa. Sekadar diketahui, Pemprov DKI berencana mengubah depo terakhir dari Kampung Bandan ke Ancol Timur. Namun, DPRD menolak rencana tersebut dengan alasan pemborosan. Pemprov DKI sendiri ngotot untuk memindah depo karena keterbatasan lahan di Kampung Bandan.

"Sehingga ada kekurangan, nanti kami cek lagi. Itu makanya kami kroscek lagi karena asumsinya harusnya enam hektar yang ada hanya empat hektar," sambung Soni.

royakh8n2iffwpkdyeel

Gubernur Plt. Sumarsono (Foto:Aria Pradana/kumparan)
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah mengatakan akan memperpanjang jalur MRT hingga ke pulau reklamasi Teluk Jakarta. Perpanjangan jalur itu dilakukan karena lahan yang ada di Ancol Timur tidak mencukupi untuk dibangun depo.

"Ternyata memang yang dicita-citakan oleh MRT dari Kampung Bandan diperpanjang ke Ancol Timur, itu mereka masih perkiraan," terang Saefullah di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (16/3).
ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH
Sumber Berita : Kumparan.com
close
https://t.me/republikin