Murid SD Pemerkosa Siswi SMP Ditahan, Ortu Korban Ogah Damai


Nasional ~ Kasus murid SD memperkosa siswa SMP di Cirebon Jawa Barat, menggegerkan publik. Siswi SMP berinisial LR (14) diperkosa murid SD kelas 6 berinisial MN di kebun.

Orang tua pelaku sudah berusaha menempuh jalur damai. Namun keluarga korban yang tinggal di Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, tidak mau berdamai. Mereka tidak terima anaknya menjadi korban pemerkosaan. Mereka tetap ingin menempuh jalur hukum.

MN tak sendirian menikmati tubuh LR. Dua pemuda, DI (19) warga Palimanan Barat dan Ap (20) warga Desa Panongan, Kecamatan Palimanan, juga ikut menggarap korban.

DI dan AP kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Setelah kejadian, keduanya langsung melarikan diri keluar kota. Sedangkan MN yang masih di bawah umur kini ditahan aparat desa dan dalam pengawasannya.

Karena MN masih di bawah umur dan duduk di kelas 6 SD, orang tua pelaku berharap kasus pemerkosaan itu bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Aparat desa siap memediasi. Tetapi keluarga korban masih tidak menerima.

“Pada saat dilakukan mediasi pelaku MN mengakui perbuatannya. Bahkan, orang tuannya meminta permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan, namun kami tidak terima dan harus diselesaikan dengan jalur hukum,” tegas Sukana (39), orang tua korban.

Kasus pemerkosaan yang melibatkan pelaku masih di bawah umur itu sudah dilaporkan aparat desa ke Polsek Gempol. Dari Polesek Gempol diarahkan ke Unit Perlindung Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cirebon.

Namun, Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra yang diwakili petugas PPA Ipda Irwan mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui kasus tersebut. Menurut dia, mungkin petugas lain yang menanganinya.


Sumber Berita : POJOKSATU.id
close
https://t.me/republikin